Guest

Recent Posts

Pages: 1 2 [3] 4 5 6 7 8 ... 10
21
BikersNews / Undang-undang dan Peraturan Lalu Lintas Bagi Bikers.
« Last post by JustinBrebet on February 17, 2014, 01:58:55 PM »

Pelanggaran oleh Pengguna Sepeda Motor dan Sanksinya.

Saat ini tentunya banyak yang memiliki sepeda motor dan rutin memakainya untuk kegiatan sehari-hari.
memang sih, sepeda motor menjadi solusi di tengah belum membaiknya kualitas transportasi publik.
Selain menghemat waktu dan relatif antimacet, sepeda motor juga hemat.

Nah, karena itu, pertumbuhan sepeda motor di Indonesia memang sulit dibendung.
Menurut catatan Badan Pusat Statistik saja, jumlah sepeda motor di Indonesia hingga tahun 2012 sudah mencapai angka 76 juta lebih.

Di kota besar, Jakarta misalnya, pertumbuhan sepeda motor juga cukup mencengangkan. Polda Metro Jaya sendiri mencatat, lebih dari delapan juta sepeda motor berseliweran di wilayah ibukota.

Banyaknya jumlah sepeda motor, nampaknya juga berbanding lurus dengan bentuk pelanggaran2 yang dilakukan oleh pengguna sepeda motor. Ini dia nih gan, pembahasan soal pelanggaran yang lazim dilakukan pengendara sepeda motor dan sanksi yang mengancamnya.

Cekidot.

1. Tidak menyalakan lampu di siang hari

Agan/sis yang mengendarai motor di siang hari, pastikan lampu kendaraannya nyala ya. Ini karena Pasal 107 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (“UU LLAJ”) berbunyi:

(1) Pengemudi Kendaraan Bermotor wajib menyalakan lampu utama Kendaraan Bermotor yang digunakan di Jalan pada malam hari dan pada kondisi tertentu.
(2) Pengemudi Sepeda Motor selain mematuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib menyalakan lampu utama pada siang hari.

Jadi, kewajiban menyalakan lampu utama pada siang hari itu terletak pada pengemudi sepeda motor saja. Sanksi pidana bagi setiap orang yang mengemudikan sepeda motor di jalan tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (2) UU LLAJ berdasarkan Pasal 293 ayat (2) UU LLAJ adalah pidana kurungan paling lama 15 (lima belas) hari atau denda paling banyak Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah)

Ditlantas Polda Metro Jaya telah membuktikan bahwa dengan adanya penerapan menyalakan lampu kendaraan di siang hari, atau yang lebih dikenal dengan istilah Daytime Running Lights (“DRL”), mampu menekan angka kecelakaan hingga lebih dari 20 persen hanya dalam jangka waktu dua bulan. Di Surabaya, pada 2005, program ini berhasil mencatat penurunan angka kecelakaan sepeda motor hingga 50 persen. Sedangkan di negara lain, seperti Malaysia, Thailand bahkan Amerika dan Eropa, kecelakaan dapat dikurangi hingga mencapai 30 persen.

Sumber:
Dasar Hukum Kewajiban Menyalakan Lampu Kendaraan pada Siang Hari


2. Tidak Memiliki SIM

Agan harus hati-hati lho kalau berkendara tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (“SIM”). Ini karena setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan bermotor yang dikemudikan. Hal ini diatur gan dalam Pasal 77 ayat (1) Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (“UU LLAJ”).

Kalau agan mengemudikan kendaraan bermotor di jalan tetapi tidak memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan bermotor yang dikemudikan, maka dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 (empat) bulan atau denda paling banyak Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) (Pasal 281 UU LLAJ).

Akan tetapi, sanksinya menjadi berbeda jika agan membawa SIM akan tetapi SIM tersebut tidak sah. Jika pengemudi kendaraan bermotor di jalan tidak dapat menunjukkan SIM yang sah, maka dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan dan/atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) (Pasal 288 ayat (2) UU LLAJ).

Selain itu, dapat juga dilakukan penyitaan atas kendaraan bermotor jika pengendara tidak membawa SIM (Pasal 32 ayat (6) Peraturan Pemerintah No. 80 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan).

Penjelasan lebih lanjut, simak artikel-artikel berikut ini ya gan:
Sanksi Bagi Pelajar yang Berkendara Tanpa SIM

Pengemudi Tidak Dapat Tunjukkan SIM, Motor Bisa Disita Polisi?


3. STNK "Mati"

Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) adalah bukti bahwa kendaraan bermotor telah diregistrasi (Pasal 65 ayat [2] UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan - “UU LLAJ”) yang memuat data kendaraan bermotor, identitas pemilik, nomor registrasi kendaraan bermotor, dan masa berlakunya (Pasal 68 ayat [2] UU LLAJ).

Ketika masa berlaku STNK habis dan tidak diperpanjang, inilah yang kemudian sering disebut sebagai STNK mati. Sesuai Pasal 74 ayat (2) UU LLAJ jo Pasal 1 angka 17 Peraturan Kapolri No. 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor ini dapat dihapus dari daftar registrasi dan identifikasi kendaraan jika pemilik kendaraan bermotor tidak melakukan registrasi ulang atau memperpanjang masa berlaku STNK sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun sejak masa berlaku STNK habis. Ini merupakan bentuk sanksi administratif bagi pemilik kendaraan bermotor.

Penghapusan dari daftar registrasi dan identifikasi kendaraan ini dapat berakibat kendaraan bermotor tersebut tidak dapat diregistrasi kembali (Pasal 74 ayat [3] UU LLAJ). Dalam hal kendaraan bermotor sudah tidak teregistrasi, maka kendaraan bermotor tidak dapat dioperasikan di jalan. Karena sesuai Pasal 68 ayat (1) UU LLAJ, setiap Kendaraan Bermotor yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor. Dalam hal ini tentunya STNK yang dimaksud adalah STNK yang masih berlaku.

Lebih jauh diatur dalam Lampiran Surat Keputusan No. Pol.: SKEP/443/IV/1998 tentang Buku Petunjuk Teknis tentang Penggunaan Blanko Tilang bagian Pendahuluan No. 4 huruf a ayat (2) mengenai pelanggaran lalu lintas jalan tertentu dijelaskan bahwa sesuai penjelasan Pasal 211 KUHAP, mengemudikan kendaraan bermotor yang tidak dapat memperlihatkan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Tanda Uji Kendaraan (STUK), yang sah atau tanda bukti lainnya yang diwajibkan menurut ketentuan perundang-undangan lalu lintas jalan atau ia dapat memperlihatkan tetapi masa berlakunya sudah kadaluwarsa dapat digolongkan dengan Pelanggaran Lalu Lintas Jalan Tertentu.

Itulah yang menjadi dasar untuk seorang pemilik kendaraan bermotor yang STNK-nya mati dapat ditilang. Karena sesuai ketentuan dalam Pendahuluan No. 1 huruf a Lampiran Surat Keputusan No.Pol.: SKEP/443/IV/1998 tentang Buku Petunjuk Teknis tentang Penggunaan Blanko Tilang, “tilang merupakan alat utama yang dipergunakan dalam penindakan bagi pelanggar Peraturan-peraturan Lalu Lintas Jalan Tertentu, sebagaimana tercantum dalam Bab VI Pasal 211 sampai dengan Pasal 216 KUHAP dan penjelasannya.”

Sumber
Dapatkah Ditilang karena STNK Mati?


4. Motor Baru Tanpa STNK dan Plat Nomor/ Plat TEST

Mungkin utk yg ini agan sering banget ngeliat di jalan ato mungkin malah agan sendiri pelakunya. hehehe. Ada orang yg bawa motor baru masih kinclong, eh tapi blon ada plat nomernya. Beberapa malah ada yg iseng dgn nempelin kardus/kertas bertuliskan ‘TEST’ atau ‘Lagi Coba’. Jangan ditanya apakah jg apakah mreka punya STNK ato gak. Karena biasanya STNK-nya jg blon jadi gan.

Trus apa sanksi bwt pemotor jenis ini gan?

Berdasarkan Pasal 288 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kendaraan yg gak dilengkapin sama STNK adalah tindak pidana lalu lintas yang dapat diancam pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda maksimal Rp500 rebu.

Ancaman hukuman yg sama juga berlaku utk pengendara yg motornya (berlaku jg bwt mobil lho yak gan) gak masang plat nomor. Hal ini diatur dalam Pasal 280 UU LLAJ.

Bukan cuman ancaman sanksi kurungan dan denda gan. Berdasarkan Pasal 32 ayat (6) huruf a PP No. 80 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sepeda motor jg dapat disita oleh polisi kalo nggak dilengkapi dengan STNK yang sah.
 
Jadi gimana gan? Masih nekat mau bawa motor baru yg blon ada STNK dan plat nomernya? :D

Klo mau tau lebih lanjut klik langsung ini aja gan
Hukum Mengendarai Sepeda Motor Baru Tanpa STNK dan Pelat Nomor


5. Melaju Pada Jalur Yang Salah

Ini mungkin yang semakin lazim dilihat. Dengan alasan untuk menghindari macet, atau putaran jalannya yang terlalu jauh, pengendara sepeda motor sering mengemudi melawan arah dan tidak di jalur yang semestinya.

Padahal, harus diingat, Pasal 106 ayat (4) Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, mengatur bahwa penggguna jalan, termasuk pengendara sepeda motor harus mematuhi:
a. rambu perintah dan rambu larangan
b. marka jalan
c. alat pemberi isyarat lalu lintas
d. gerakan lalu lintas
e. berhenti dan parkir
f. peringatan dengan bunyi dan sinar
g. kecepatan maksimal atau minimal, dan atau
h. tata cara penggandengan dan penempelan dengan kendaraan lain.

Tentunya, mengemudi dengan melawan arah sudah melanggar ketentuan di huruf a, b, dan d. Pelanggaran terhadap ketentuan ini diancam dengan 2 bulan pidana kurungan dan Rp 500.000 pidana denda (Pasal 287 ayat (2) UU LAJ).

Masih mau ngelawan arus gan?

===========

Itu pembahasannya gan. Semoga bisa membantu agan-aganwait sekalian untuk lebih patuh pada peraturan lalu-lintas.

22
CityLounge / Saat bikers harus dikuburkan bersama motornya
« Last post by JustinBrebet on February 02, 2014, 07:02:12 AM »
Bill Standley berusia 82thn ketika ia meninggal dan memiliki permintaan terakhir untuk beristirahat selamanya di atas motor jenis Electra Glide tahun 1977
seluruhnya dimasukkan dalam posisi berdiri didalam peti yang terbuat dari Plexiglass.

Ayah dari empat anak yang meninggal karena kanker paru-paru pada tanggal 26 Januari ini dan dikuburkan pada hari Jumat (31/01).

Lima petugas dari Vernon Funeral mempersiapkan tubuh pria ini, dengan mengenakan jaket kulit hitam dan helm lengkap dengan kacamata dan sarung tangannya,
dan hebatnya mereka juga membuat jasad Bill Standley berada dalam posisi tepat mengendarai sepeda motor Harley-Davidson kesayangan miliknya.

"Dia adalah orang yang unik dan ia sangat mengasihi anak-anaknya juga sangat sangat peduli kepada motornya dan kami ingin membantunya."
kata salah seorang putri dari Bill Standey, Dorothy Brown.

Berikut adalah foto yang diambil sesaat sebelum pemakamannya :

[spoiler]







[/spoiler]

Bagaimana dengan anda, apakah ingin mengikuti jejak beliau?
23
BikersNews / Re: Bikin Swing Arm Custom di Bengkel Kumis
« Last post by KakekIrwan on January 27, 2014, 12:56:16 PM »
 :Question: kalo kumisnya berapaan
24
Bikers Club & Community / Re: KASKUS Thunder Riders
« Last post by KakekIrwan on January 24, 2014, 01:48:49 PM »
 :Yawn: sepi yak
25
BikersNews / Re: New Suzuki GIXER 150cc naked bike spotted
« Last post by KakekIrwan on January 24, 2014, 01:44:26 PM »
jadi mirip semua ya model nya
yang penting ketahanan mesin om :) :kiss:
26
Bikepacker / Re: Daerah Istimewa Yogyakarta
« Last post by KakekIrwan on January 24, 2014, 01:42:48 PM »
Kalo bisa dimasukin tentang data-data penginapan murahnya juga kk...
Biar kita g bingung kalo maen kesana...
cuma dapet info segitu kaka
tapi kata temen ane sih ada penginapan yang 50ribuan disana tapi kurang tau juga lokasinya daerah mana

Sedikit melengkapi aja om Penginapan Murah
27
Bikepacker / Penginapan Murah Di Yogyakarta
« Last post by KakekIrwan on January 24, 2014, 01:29:25 PM »
Sedikit Data penginapan murah


1. Penginapan Pugeran
[spoiler]
[/spoiler]

Fasilitas : kamar mandi dalam, televisi, kipas angin serta dispenser. Lokasi dekat dengan alun-alun selatan (Kidul) Jogja, Taman sari dan Kraton.

    Alamat : Jalan MT Haryono - Pugeran, MJ2 70, Jogja
    Tarif : Rp. 70.000/orang/malam, + Rp.20.000 untuk tambahan orang
    Telepon : 0274 - 3008497/+62 857 4035 9280

2. Pondok 71
[spoiler]
[/spoiler]

Fasilitas kamar yang dilengkapi dengan AC, TV, kamar mandi dalam serta dispenser dan juga terdapat sebuah dapur untuk digunakan bersama. Lokasi Pondok 71 ada di wilayah Pojok Benteng Barat.

    Alamat : Jalan MT Haryono - Pugeran MJ2 71, Yogyakarta
    Tarif : Rp. 80.000/hari atau Rp 450.000/minggu
    Telepon : 0274 - 380551/081215186752

3. House 140
[spoiler]


[/spoiler]

Kalo ini ane pernah coba lumayan bersih bentuknya seperti kost-kostan. Lokasinya dekat dengan bandara.
Fasilitas kamar berfasililitas representatif seperti TV LCD 24 inch, Air Conditioner (AC), internet gratis juga kamar mandi dalam. Jika Anda ingin di kamar yang lebih murah lagi, Tidak terdapat TV dan AC. Dari balkon kamar, anda dapat melihat pemandangan gunung Merapi dari jauh.

    Alamat : Jalan Maguwo 140 Wonocatur Blok O, Janti, Jogja
    Tarif : Rp. 80.000 - Rp. 230.000/malam
    Telepon : 0878 - 39662809

4. Wisma Martha
[spoiler]
[/spoiler]

Fasilitas di Wisma Martha seperti restoran juga kolam renang. Fasilitas lain yang tersedia di Wisma Martha seperti Meeting Room yang mampu menampung hingga 300 orang. Lokasi Wisma Martha dekat dengan Kotagede juga Jogja Expo Center (JEC).
Recommended buat yang rombongan gan

    Alamat : Jalan Rejowinangun 15a, Yogyakarta
    Tarif : Rp. 80.000/2 orang/malam - Rp. 400.000/6 orang/malam
    Telepon : 0274 - 372462/7496373

5. Hotel Puspita
[spoiler]
[/spoiler]

Fasilitas standar untuk setiap hotel kamar ber-AC, TV juga kamar mandi dalam.

    Alamat : Jalan Mayjend Sutoyo Nomor 64, Yogyakarta
    Tarif : Rp. 80.000 - Rp. 240.000/malam
    Telepon : 0274 - 371065/081328114432

6. Ndalem Suratin Guest House
[spoiler]


[/spoiler]

Fasilitas yang ada di Guest House ini seperti area hot spot gratis, adanya AC di dalam kamar dan berbagai macam fasilitas lainnya. Lokasi Guest House dekat dengan Tugu Jogja, dan dekat dengan Jalan Maliboro Jogja yang sangat terkenal serta stasiun Tugu.

    Alamat : Jalan AM Sangaji Nomor 68, Yogyakarta
    Tarif : Rp. 80.000 - Rp. 400.000/malam
    Telepon : 0274 - 7163092/081328889687

7. House 24
[spoiler]

[/spoiler]

Fasilitas kamar mandi dalam, AC, TV layar datar (LCD), sarapan pagi gratis untuk 2 orang serta fasilitas lainnya seperti Wi-Fi juga dapur yang dapat digunakan oleh semua. Lokasi House 24 ada pada ruas jalan Jogokaryan dari Stasiun Tugu, Terminal Giwangan atau Bandara Adisucipto.

    Alamat : Jalan Jogokaryan Nomor 24, Yogyakarta
    Tarif : Rp. 90.000/malam - Rp. 110.000/malam
    Telepon : 087838151675

8. Rumah Nugraha Hotel
[spoiler]



[/spoiler]

Lokasi Rumah Nugraha Hotel tidak jauh dari Jalan Malioboro, Terminal Giwangan, Taman Siswa dan juga Prawirotaman. Di hotel ini anda bisa memilih kamar yang menggunakan AC atau yang hanya menggunakan kipas angin, untuk yang ingin berhemat.

    Alamat : Jalan Wirosaban 9 Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta
    Tarif : Rp. 90.000 - Rp. 180.000/malam
    Telepon : 0274 - 8280004/081227188799

9. Puspo Nugroho Hotel
[spoiler]


[/spoiler]

Fasilitas yang tersedia di hotel ini seperti kamar dengan pilihan antara kamar AC atau kipas angin (fan), dan juga dilengkapi dengan TV. Lokasi hotel ini ada pada kawasan jalan Malioboro tepatnya pada Gang Sosrokusuman.

    Alamat : Jalan Sosrokusuman DN I/187, Yogyakarta
    Tarif : Rp. 100.000 - Rp. 240.000/malam
    Telepon : 0274 - 518001

10. Hotel Agung Mas
[spoiler]
[/spoiler]

Fasilitas ruang pertemuan, sarana parkir yang dapat menampung banyak kendaraan dan bermacam jenis kamar yang disediakan. Lokasi Hotel Agung Mas ini kurang lebih membutuhkan 10 menit waktu perjalanan dari Kraton Jogjakarta, Jalan Malioboro dan juga Sasana Wiratama.

    Alamat : Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 108, Yogyakarta
    Tarif : Rp. 100.000 - Rp. 280.000/malam
    Telepon : 0274 - 619576/619782

11. Hotel Ismoyo
[spoiler]
[/spoiler]

Lokasi dekat dengan stasiun Tugu, Malioboro dan pasar Beringharjo. Di Hotel ini ada sekitar 15 kamar dengan fasilitas AC/fan, shower air dingin dan sarapan berupa roti dan teh atau kopi.

    Alamat : Jl. Jlagran Lor 123/57, Yogyakarta
    Tarif : Rp 60.000 s.d Rp 120.000
    Telephon : 0274 - 580 153

12. Hotel Indonesia
[spoiler]

[/spoiler]

hotel murah dengan tarif di bawah 100rb / malam yang berada di pusat kota Jogja atau sekitar 10 menit berjalan kaki ke Malioboro. Indonesia Hotel memiliki 20 kamar yang dibagi menjadi 2 tipe yakni Standar room dan Standar TV room. Hotel ini juga menyediakan fasilitas taxi untuk mempermudah perjalanan Anda. Harga kamar: Rp 80.000 s.d Rp 100.000.

    Alamat : Jl. Sosrowijayan no.9
    Tarif : Rp 80.000 s.d Rp 100.000
    Telephon : 0274 - 587659

13. Hotel Oryza
[spoiler]

[/spoiler]

Fasilitas Kamar setiap dinding hotel ini dihiasi lukisan dan topeng tradisional khas Jogja.Memiliki 15 kamar dengan
AC atau fan, dan kamar mandi yang cukup bersih. Tidak disediakan sarapan, hanya minuman teh atau kopi pada pagi dan sore.

    Alamat : Jl. Sosrowijayan 195
    Tarif : Rp 100.000 s.d Rp 200.000
    Telephon : 0274 - 512495

14. Hotel Rama
[spoiler]

[/spoiler]

Fasilitas Kamar memiliki 18 kamar dengan AC atau fan, namun kamar mandinya kurang bersih dengan kloset jongkok. Sarapan disediakan dengan menu Nasi Goreng atau Bubur Ayam.

    Alamat : Jl. Sosrowijayan 49-51
    Tarif : Rp 100.000 s.d Rp 200.000
    Telephon : 0274 - 512885

15. Hotel Karunia
[spoiler][/spoiler]

Hotel ini memiliki berbagai macam pilihan. 23 kamar telah disediakan yang dilengkapi dengan fasilitas AC / fan & TV. Kekurangan dari hotel ini adalah fasilitas parkir yang kurang memadai. (hanya sekitar 4-5 mobil dan beberapa motor saja)

    Alamat : Jl. Sosrowijayan 78
    Tarif : Rp 90.000 s.d Rp 200.000
    Telephon : 0274 - 565057

16. Hotel Kartika
[spoiler]
[/spoiler]

Hotel Kartika sangat baik untuk anda yang ingin bermalam dengan budget minimalis. Dengan tingkat kerapihan dan kenyamanan yang baik, hotel ini dapat menghilangkan rasa lelah setelah anda berwisata di Yogyakarta. Namun di Hotel, pengelola tidak menyediakan AC ataupun TV sebagai fasilitas anda, sehingga anda harus menyewa TV  sebesar Rp 15.000,- / TV / mlm.

    Alamat : Jl. Sosrowijayan 8
    Tarif : Rp 60.000 s.d Rp 80.000
    Telephon : 0274 - 562016

17. Hotel Punto Dewo
[spoiler]

[/spoiler]

biaya per malamnya yang murah, ini sebanding jika dilihat dari lokasinya yang strategis (di pusat kota, dekat dengan halte transjogja tinggal jalan aja kemana-mana) dan fasilitas yang ditawarkan (kamar mandi di dalam, ruangan yang bersih, kipas angin dan sarapan pagi).

    Alamat : Jl. Dagen 46
    Tarif : Rp 90.000 s.d Rp 200.000
    Telephon : 0274 - 6655178

18. Hotel Puri
[spoiler]

[/spoiler]

Hotel Puri adalah hotel murah yang memiliki 15 kamar bersih dan nyaman. Lokasi hotel ini strategis, sekitar 100m arah masuk gang Sosrokusuman yang terletak persis di samping Malioboro Mall. Sangat cocok untuk para backpacker atau bagi Anda yang tidak memerlukan kemewahan fasilitas saat wisata di Jogja. Harga kamar: Rp 70.000 s.d Rp 250.000.

    Alamat : Jl. Sosrokusuman No. 22
    Tarif : Rp 50.000 s.d Rp 200.000
    Telephon : 0274 - 514107

19. Hotel WHW
[spoiler]


[/spoiler]

Hotel WHW adalah hotel yang letaknya sangat strategis karena berada di jantung kota Jogja atau di kawasan Malioboro. Tepatnya hotel ini berada di kiri jalan jika Anda dari arah stasiun tugu. Hotel ini memiliki 17 kamar dengan fasilitas yang nyaman dan aman.

    Alamat : Jl. Sosrokusuman 16
    Tarif : Rp 60.000 s.d Rp 100.000
    Telephon : 0274 - 563111

20. Prambanan Guest House
[spoiler]





[/spoiler]

Penginapan murah ini memiliki 11 kamar dengan beberapa tipe. Tidak perlu takut capek berjalan-jalan di Malioboro siang malam mencari souvenir atau belanja batik di Beringharjo, karena hotel ini hanya beberapa langkah saja dari Malioboro.

    Alamat : Jl. Sosrokusuman No. 111
    Tarif : Rp 100.000 s.d Rp 175.000
    Telephon : 0274 - 557594

28
Bikepacker / Re: Pengalaman touring lewat hutan angker
« Last post by KakekIrwan on January 24, 2014, 12:31:26 PM »
jalannya emang seru om kalo siang, kalo malem ane gatau dah pasti gelap banget  :Sad:
kalo ngaspal ke jogja liwat pantura kapan2 ane ajak liwat situ  :grin:
yuk tes kapan yak  :cry:
29
BikersNews / Re: New Suzuki GIXER 150cc naked bike spotted
« Last post by Loh Gue End on January 23, 2014, 10:44:12 PM »
jadi mirip semua ya model nya
30
BikersNews / Beli Motor Suzuki Inden, Bisa Cek di Komputer
« Last post by KakekIrwan on January 23, 2014, 10:35:00 PM »


Pindah tugasnya Endro Nugroho dari pimpinan penjualan mobil menjadi ke ranah roda dua disebut-sebut menjadi satu tugas untuk memperbaiki citra Suzuki yang lebih jauh terkait dengan penjualan di divisi sepeda motor. Pria yang kini menjabat Deputy Division Head 2W Sales & Marketing itu sendiri yakin bahwa penjualan dan terutama citra bisa diperbaiki dengan bermacam terobosan.

Ia pun mencontohkan bahwa keberhasilan penjualan di mobil bisa dilakukan dengan berbagai kiat yang dilakukan secara total, salah satunya dengan melihat kebutuhan pasar. Seperti adanya informasi bagi mereka yang membeli kendaraan dalam status inden.
"Menurut saya, marketing itu sama pada dasarnya. Kita melihat pasar, kita melihat kompetisi, melihat konsumen, mencari peluang yang bisa menjadi terobosan. Memangnya dipikir roda empat tidak perlu terobosan? Banyak terobosannya. Orang inden bisa ngecek di komputer. Orang test drive, hadiahnya mobil. Banyak loh yang kita ubah. Itu butuh waktu memang, tapi saya pikir roda dua bisa kalau mau," ungkapnya.

Seperti diberitakan, penjualan sepeda motor Suzuki dalam tiga tahun belakangan terus mengalami penurunan. Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) menunjukkan bahwa penjualan Suzuki pada 2011 sendiri mencapai 494.481 motor.

Namun, pada 2012, penjualan roda dua mereka berkurang menjadi 465.630 unit. Pada, 2013, penjualan total mereka merosot lagi menjadi 393.803 unit. Hal ini pun membuat Suzuki membutuhkan strategi baru.

Pages: 1 2 [3] 4 5 6 7 8 ... 10