Guest

Recent Posts

Pages: [1] 2 3 4 5 6 ... 10
1
Lapak Bikers / tempat kereeen buat eventmu
« Last post by yasmine.jhub on January 12, 2017, 03:56:03 PM »
Dear temen2,
Khususnya temen2 di Bali, saya mau ngasih info nih. Ada tempat kereeen banget untuk ngadain event. Namanya jimbaran hub. bagi temen2 yang tergabung dalam komunitas dan ingin mengadakan event, baik berupa workshop, seminar atau sekedar acara ramah tamah bisa lho pakai tempat di jimbaran hub ini. Dan yang paling gokilnya lagi, ngadain acara di tempat ini biaya sewanya gretooonggg...asyik banget kan? yuk langsung aja kepoin FB nya (Jimbaran hub) atau IG nya (jimbaranhub2016). Tunggu apalagi? langsung komen aja ya bagi yang berminat
2
Bikerspit Guestbook / New platform for Bike Lovers
« Last post by bikermania01 on December 06, 2016, 07:50:28 PM »
We Just Create A new Platform For Bike Lovers . Where You Can Post Your Dream And Custom Bike Videos And Pictures. Please Visit The Platform And Give Suggestion And Feedback.



http://bikermania.net
3
BikersNews / Valentino Rossi Dengan Harley-Davidson untuk 2016 MotoGP?
« Last post by Bruce Wayne on April 06, 2014, 10:52:39 AM »


entah ini hanya bagian dari April Fools atau bukan, yang pasti berita yang buat Rideapart ini cukup mengejutkan.
Pasalnya, di tengah-tengah santernya berita tentang Valentino Rossi yang ingin terus balapan bersama Yamaha, Rideapart memberitakan kalau Harley-Davidson (HD) akan ikut MotoGP 2016 dengan pebalap utamanya Valentino Rossi.
Diberitakan, HD akan turun di MotoGP dengan dua motor pabrikan pada 2016 mendatang.

Mungkin Harley Davidson ingin mengulang sukses saat memenangkan balapan di Daytona tahun 1985 setelah duel sengit melawan Ducati, sehingga muncul spekulasi HD ingin kembali mempromosikan mereknya ke seluruh dunia lewat dunia motorsport.

Tak dijelaskan secara detail siapa narasumber yang mengeluarkan informasi ini. Tapi laman itu mengatakan kalau informasi itu didapat dari juru bicara HD. Jubir yang tak disebutkan namanya itu mengatakan kalau tiga tahun belakangan ini HD telah melakukan evaluasi seri MotoGP dan melakukan diskusi dengan Rossi mengenai masa depannya setelah kontrak dengan Yamaha habis.

“Dengan perubahan regulasi di MotoGP yang akan datang, kami rasa waktunya sangat tepat bagi Harley-Davidson untuk kembali ke olahraga balap internasional,” ujar jurubicara HD.

Saat ini belum ada detail secara spesifik motor HD yang akan digunakan untuk turun di MotoGP 2016 nanti. Tapi diindikasikan kalau HD akan menggunakan mesin model V-Rod.
4
BikersNews / Estrella tidak dianjurkan mengonsumsi premium
« Last post by Bruce Wayne on April 03, 2014, 10:24:57 AM »


Sebanyak 40 Kawasaki Estrella sudah disiapkan untuk dipinang para penyuka model motor klasik. Sasaran mereka adalah para penikmat gaya tersebut, tetapi tetap menginginkan model mesin yang modern.

Estrella sendiri sudah bersistem injeksi untuk mesin dengan silinder berkapasitas 249 cc SOHC. Karena injeksi pula, ia ditekankan untuk tidak "menenggak" bensin premium.



"Bahan bakar tidak masalah pakai pertamax, premium tidak cocok," kata Yusuke Shimada, Marketing Deputy Division Head Kawasaki Motor Indonesia.

Estrella bermesin 4-tak 1 silinder ini bertenaga 17,7 Hp. Angka itu diperoleh pada putaran mesin 7.500 rpm, sementara torsinya 18 Nm pada 5.500 rpm.

Dua model pun langsung diperlihatkan sebagai pilihan bagi konsumen yang siap dengan kocek Rp 60 jutaan. Satu model adalah standar berharga Rp 64 jutaan, sementara satu lagi adalah Special Edition berbanderol Rp 66,7 juta.
5
Bengkel Bikers / Cara Pasang karbu Honda Tiger di Suzuki Thunder 125
« Last post by JustinBrebet on March 30, 2014, 11:29:33 PM »


Kali ini gue mau share langkah2 pemasangan karbu Honda Tiger di Suzuki Thunder125, pengalaman pribadi lho
Pertanyaan yg banyak ditanyain terutama dari temen2 setongkrongan di komunitas thunder, kenapa musti milih karbu Tiger?
padahal kan banyak pilihan lain yg lebih umum & opsi setingnya juga udah banyak yg fasih, contohnya karbu PE28, VM26 (RX-King), atau PWL26 (Ninja R)?

yg pasti, pilihan gue kali ini didasari dari pengalaman dari temen setongkrongan & juga beberapa diskusi di forum-forum otomotif, yg menyatakan bahwa pemakaian karbu-karbu yg disebut diatas (yg notabene karbu-karbu untuk motor jenis 2tak) masih aja ditemui kekurangan saat diaplikasi di motor 4tak terutama Thunder125 itu sendiri, diantaranya skep ngembun, sentakan gas ga bisa spontan (harus diurut biar ga ngok), brebet di putaran atas dll, sekalipun udah bolak-balik seting spuyer & jarum skep tapi kadang gejala-gejala tersebut masih ada & lumayan mengganggu.

Makanya pilihan gue buat pake karbu Tiger didasari karena kesamaan konstruksi mesin (sama-sama 4 tak); kebutuhan yang sesuai dengan konstruksi mesinnya itu sendiri (pernah baca di suatu tabloid kalo pengabutan 2tak & 4tak sedikit beda, 4tak lebih halus); fakta bahwa beberapa part di karbu ada kemiripan dengan si buas FCR (malah ada yg nyebut kalo karbu Tiger tuh FCR mini / FCR wannabe ); dan yg terakhir, ya karena pengen beda aja dari yg lain 

Oke, sekarang masuk ke langkah2 pemasangan karbu Tiger di Thunder 125. yg perlu disiapkan diantaranya :
1. Karet manifold Tiger atau Scorpio
2. Klem besi besar
3. Bor listrik dgn mata bor 6 atau 8mm
4. Kabel gas Tiger (kabel tarik)
5. (optional) Bor tuner atau bor listrik dengan mata bor gesek kecil
6. (optional) Pilot jet Honda Karisma ukuran 35

Langkah-langkah Pemasangan :

1. Modifikasi lubang baut karet manifold
untuk manifold Tiger & Scorpio musti geser lubang baut kiri (dengan posisi moncong menghadap kearah kita) gunakan bor listrik dan buat lubang baut +/- 1cm dari lubang aslinya dengan posisi sedikit serong kebawah.
khusus untuk manifold tiger, perlu ada penyesuaian di jalur daleman intakenya yaitu dengan menghaluskan tekukan yang tajam di bagian bawah menjadi lebih landai menggunakan bor tuner.

2. Pasang karet manifold ke head silinder
khusus untuk manifold tiger yang bentuknya sedikit menekuk, posisi lekukannya dibuat menghadap kebawah (standarnya di Tiger menekuk kesamping). itu dilakukan untuk mengantisipasi ruang di rangka thunder yang lumayan sempit karena bentuknya jembatan.

3. Sebelum memasang karbu ke dudukannya, seting dulu karbunya sesuai kebutuhan (soalnya kalo karbunya udah kepasang bakal males bongkar pasang lagi, sempit bro hehehe)
untuk mesin dengan kondisi standar, PJ masih bisa pake standarnya Tiger (uk.38) sementara MJ bisa pake standar bawaan karbu Thunder (uk.107,5 / 110). ukuran segitu disarankan untuk yg tinggal di daerah bersuhu dingin seperti saya (Bandung Utara) tapi kalo tinggal di perkotaan dengan suhu udara normal atau cenderung panas bisa diganti pake PJ Honda Karisma uk.35. kalo udah pake knalpot bobok atau knalpot aftermarket bisa pake MJ bawaan karbu Tigernya (uk.120).
Klip jarum skep dipasang di posisi tengah (ketiga dari atas). Setingan akselerator dibikin minim (cantolan per akselerator dipasang di coakan tengah).
Lain cerita kalo mesinnya udah abnormal alias udah bore-up, porting polish, upgrade pengapian, dll. setingnya silakan kulik sendiri ya

4. Pasang kabel gas
Pasangkan kabel gas di holder kabel gas, urut jalurnya di rangka sesuai dengan jalur kabel gas ori thunder biar ga cepet putus  pasang kabel gas ke karbu. Punya gue ini kabel gasnya cuma pake yg tarik aja karena masih mau pake holder gas ori. bisa aja sih pake kabel gas 2 (push-pull) tapi musti modifikasi holder gas atau pake holder gas Tiger.

5. Pasang kabel cuk
kabel cuk bisa pake yg ori thunder, tapi kalo pake setang trail/variasi jadi kependekan. pasang aja kabel gas thunder buat cuknya, tapi cantolan yg ke tuas cuknya musti dimodifikasi

6. Pasang karbunya di dudukannya.
kalo masih mau pasang filter udara ori masih bisa. kalo pasang manifold Scorpio bisa PnP, sementara kalo pasang manifold tiger musti potong sedikit belalai filternya biar pas & ga menekuk terlalu ekstrim. Kencangkan karbu dengan manifold & belalai filter udara menggunakan klem besi.

7. Pasang selang bensin, silakan digassss, blar blaaaarrr !!!!!

Kalo masih bingung step-by step pemasangannya, silakan dilihat video berikut :
[youtube]http://youtu.be/P4D4ohWYTGg[/youtube]

sumber : Om RedRock aka MY
6
BikersNews / Dua model Kawasaki Estrella
« Last post by Bruce Wayne on March 26, 2014, 12:08:26 AM »


Otosia.com - Rumor mengenai Kawasaki membuka pasar baru bagi motor klasik akhirnya terjawab dengan peluncuran Estrella. Dua model pun langsung diperlihatkan sebagai pilihan bagi konsumen yang siap dengan kocek Rp 60 jutaan.

Satu model adalah standar, sementara satu lagi adalah Special Edition berbanderol Rp 66,7 juta dan sudah termasuk pajak (on-the road). Model yang terakhir disebut ini dipasarkan untuk mereka yang ingin bentuk lebih unik dan lebih klasik dari tipe standarnya.



"Special edition beda di knalpot dan beberapa grafirnya, ada krom-kroman. Yang bikin dia unik dan klasik dari yang standar," ujar Dewi Septiani, Deputy Departement Head Marketing and Sales Division Kawasaki Motor Indonesia.

Perbedaan edisi spesial dengan yang standar hanya pada tampilan. Namun mesinnya tetap sama dan sudah modern, yakni bersistem injeksi dengan silinder berkapasitas 249 cc SOHC 2 katup. Mesin 4-tak 1 silinder ini bertenaga 17,7 Hp pada putaran mesin 7.500 rpm, sementara torsinya 18 Nm pada 5.500 rpm.

Model spesial akan terlihat lebih klasik dengan tampilan warna Mettalic Spark Black.
7
BikersNews / Yamaha Tricity 125 resmi meluncur di Bangkok
« Last post by Bruce Wayne on March 25, 2014, 11:01:19 PM »
[youtube]http://youtu.be/m8JA9G3ACQ4[/youtube]

Langkah inovatif dilakukan pabrikan Yamaha dengan meluncurkan pesaing ketat dari Piaggio MP3 -
kendaraan futuristik. Dihelat di Bangkok International Motor Show 2014 (BIMS) hari ini Selasa 25/03/2014, menjadi saksi kelahirannya.

Motor unik dan futuristik ini disebut sebagai LMW atau leaning multi wheel dengan jumlah roda sebanyak 3 buah. Dikenalkan pertama kali diajang EICMA Milan serta Tokyo Motorshow. Yamaha Tricity ini dibekali dengan mesin 125cc, berpendingin cairan, satu-silinder, 4-stroke dengan transmisi automatic.

Yamaha Tricity ini hadir dalam empat pilihan warna eksklusif, di antaranya Anodized Red, Mistral Grey, Competition White dan Midnight Black.

motor ini masuk kelas premium. lantaran di Jepang aja dijual 400ribu Yen = 46jutaan. kira-kura kalo masuk Indonesia jadi berapa ya harganya?  :shaking:






























specification:

Engine type : Single cylinder, liquid-cooled, 4-stroke, SOHC, 2-valves

Displacement : 124.8cc

Bore x stroke : 52.4 mm x 57.9 mm

Compression ratio : 10.9 : 1

Maximum power : 8.1 kW @ 9,000 rpm

Maximum Torque : 10.4 Nm @ 5,500 rpm

Lubrication system : Wet sump

Fuel system : Fuel Injection

Ignition system : TCI

Starter system : Electric

Transmission system : V-Belt Automatic

ChassisFront suspension system : Telescopic fork

Rear suspension system : Unit Swing

Front brake : Dual Discs, Ø 220 mm

Rear brake : Hydraulic single disc, Ø 230 mm

Front tyre : 90/80-14

Rear tyre : 110/90-12

DimensionsOverall length : 1,905 mm

Overall width : 735 mm

Overall height : 1,215 mm

Seat height : 780 mm

Wheelbase : 1,310 mm

Minimum ground clearance : 120 mm

Wet Weight : 152 kg

Fuel tank capacity : 6.6 litres
8
BikersNews / Re: Suzuki batal boyong Gixxer 150cc tahun ini?
« Last post by Bruce Wayne on March 21, 2014, 02:53:09 AM »
burgman 200? kira-kira sama kaya yang di cina gak ya?  :Sure:

http://forum.jorsindo.com/thread-2433231-1-1.html

9
BikersNews / Yamaha YZF-R15 Dibanderol Rp 25 Jutaan?
« Last post by Bruce Wayne on March 18, 2014, 02:05:12 AM »


Otosia.com - Melalui pantauan di database Dinas Pelayanan Pajak (DPP) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diketahui PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) telah melampirkan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dari YZF-R15.

Bukan rahasia umum lagi jika angka pasti sebuah kendaraan yang masuk DPP pasti memiliki harga yang lebih rendah sebelum sebuah produk resmi diluncurkan. Pada umumnya harga setelah masuk DPP akan ditambah 20-50 persen dari NJKB yang terdaftar. Beda kasus dengan moge-moge CBU yang masih dikenakan PPnBM.

Di DPP DKI Jakarta kita menemukan sebuah kode yang sangat erat - 2PK yang erat kaitannya dengan sosok Yamaha YZF-R15 Tanah Air.Di sana tersebutkan NJKB R15 dengan nominal Rp 18.100.000. Harga ini di atas NJKB New Vixion Lightning (NVL) Rp 17,7 juta yang 'dilepas' di pasaran dengan harga sekitar Rp 22,5 juta atau mendapat tambahan nilai sekitar 27 persen.



Sejalan apa yang diungkapkan oleh Mas Taufik si empunya blog TMCblog yang memprediksi dengan harga NJKB R15 tersebut - menggunakan presentase NVL 27 persen, maka akan kita dapatkan pertambahan nilai sekitar Rp 4,88 juta sehingga setelah dijumlahkan dengan Rp 18,1 juta akan menghasilkan Rp 22,98 juta.

Permasalahannya adalah NVL dengan R15 bisa dikatakan beda kelas dalam hal 'baju' atau tampilannya. Secara tidak langsung presentase NJKB NVL sulit untuk diterapkan di harga akhir R15 (mungkin akan terlalu murah). Setidaknya sebagai kelas di atasnya (NVL), R15 lebih memungkinkan dibanderol akhir dengan harga minimal sekitar Rp 25 jutaan.



Namun perlu digaris bawahi bahwa saat ini memang belum ada konfirmasi resmi dari pihak YIMM tentang positioning harga R15 ini. Jadi gambaran di atas hanyalah untuk membantu para bikers semua untuk setidaknya ikut memprediksi harga Yamaha YZF-R15 di Indonesia.

Bagaimana Bro, semakin penasaran dengan banderol R15 OTR-nya? Kita tunggu saja hingga saat peluncuran resminya. Salam 'Yamaha Semakin di Depan'.
10
BikersNews / Kawasaki Estrella 250 Dijual Rp 64,9 Juta
« Last post by Bruce Wayne on March 18, 2014, 01:54:13 AM »


Otosia.com - PT Kawasaki Motor Indonesia dikabarkan akan meluncurkan motor bergaya retro Estrella 250 pada tanggal 21 Maret mendatang di salah satu kafe di bilangan Ampera Raya Jakarta Selatan. Kawasaki Estrella 250 merupakan motor modern namun bergaya klasik terbaru yang membuka segmen baru sepeda motor di Indonesia.

“Iya ini motor bergaya klasik, 250cc,” bisik si sumber terpercaya pada otosia.com.

Meski PT KMI melalui Dewi Septianti, Deputy Departement Head Marketing and Sales Division PT Kawasaki Motor Indonesia membantah bahwa yang meluncur nanti Estrella namun aroma retro sudah dirasakan melalui desain dan cetakan tulisan undangan bergaya klasik yang diterima otosia.com, Senin (17/3).



Lantas, berapakah harga untuk menebus Estrella 250? “Sampai kabar terakhir Rp 64,9 juta,” sebut sumber lagi. Namun harga tersebut belum tentu harga resmi, masih besar kemungkinannya berubah saat peluncurannya 21 Maret 2014.

Sebelumnya diberitakan, kehadiran Kawasaki Estrella 250 sudah terendus melalui kode Kawasaki BJ250A yang masuk TPT Kemenperin beberapa waktu yang lalu. Hal tersebut menjadi indikasi kuat bahwa memang Estrella saat ini sudah melewati masa uji layak jalan.

Pertama kali diperkenalkan tahun 1992, Estrella 250 terbaru ini masih membawa desain dan motor retro. Kawasaki Estrella 250 memulai debutnya kembali pada ajang Tokyo Motor Show (TMS) November 2013 lalu dengan tetap mempertahankan tampilan sport klasik.

Estrella dibekali mesin berkapasitas 249cc dengan model sirip-sirip pendingin yang klasik. Mesinnya mampu menghasilkan tenaga sebesar 17,4 hp pada 7.500 rpm dengan torsi puncak mencapai 18,8 Nm pada 5.500 rpm.

“Mesin (Estrella) sudah injeksi,” tutup sang pembisik.
Pages: [1] 2 3 4 5 6 ... 10